Skip to main content
Makanan Khas Bali - Nasi Tepeng

Makanan Khas Bali – Nasi Tepeng Gianyar

Home » Blog » Makanan Khas Bali – Nasi Tepeng Gianyar

Makanan Khas Bali – Bali merupakan pulau pariwisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan asing maupun lokal. Dengan pulau yang dijuluki sebagai “Heaven Of Human” bali sudah dikenal di berbagai Negara yang ada di belahan dunia. Bali selain tempat wisatanya yang terbilang unik dan menarik untuk dikunjungi para wisatawan, di sana juga terdapat berbagai macam kuliner makanan khas Bali yang enak dan menarik untuk dicoba.

Kuliner yang sangat dikenal oleh wisatawan asing biasanya yang paling familiar di telinga mereka adalah Bebek Betutu, Lawar, Babi Guling, Nasi Jinggo, Sate Plecing, Sate Lilit, dan lain sebagainya. Tapi bukan hanya itu saja, ada makanan khas Bali yang terletak di daerah Gianyar yang selalu tersedia di pagi hari khusus untuk sarapan pagi.

Kabupaten Gianyar terletak di Provinsi Bali. Gianyar sangat terkenal sebagai tempat pembuatan ukiran kerajinan tangan. Wisatawan asing sangat senang jika berkunjung ke daerah Gianyar sebab di sana merupakan tempat lahirnya karya seni atau kesenian asli khas Bali. Selain keseniannya yang khas di Gianyar juga terdapat makanan khas Bali yang sangat terkenal yaitu Nasi Tepeng pedas.

Makanan Khas Bali - Nasi Tepeng

Baca Juga: Pantai Pandawa – Pantai Eksotis Baru Bali yang Siap Jadi Primadona

Apa Itu Nasi Tepeng?

Nasi Tepeng adalah kuliner atau makanan khas Bali yang ada di daerah Gianyar. Mengapa disebut Nasi tepeng? Sebab nasi tepeng merupakan masakan tradisional yang di bumbui oleh berbagai jenis rempah – rempah komplit atau lengkap yang di sebut juga dengan bumbu basa genap. Makanan ini memiliki rasa khas yaitu pedas dan berempah.

Mencicipi makanan nasi tepeng khas Bali, Gianyar wisatawan hanya perlu menunggu di pagi hari saat sarapan pagi karena nasi tepeng hanya tersedia di pagi hari saja sebagai menu sarapan warga yang ada di Gianyar. Tidak sulit untuk menemukan atau mencari nasi tepeng tersebut sebab di sekitaran Gianyar sudah banyak bertebaran penjual nasi tepeng.

Rasa Pedes dan Gurih Nasi Tepeng

Saat proses penyajian nasi tepeng, pedagang menggunakan berbagai macam jenis bahan pelengkap isian nasi tepeng. Isinya berupa berbagai macam jenis sayuran seperti Kacang Panjang, Daun Kelor, Kacang Merah, Terong, Nangka Muda dan Kelapa Parut. Dan semua bahan itu akan menghasilkan rasa pedas dan gurih khas nasi tepeng. Penyajiannya pun juga sangat sederhana karena hanya menggunakan daun pisang sebagai pembungkusnya.

Sebenarnya nasi tepeng juga sama persis seperti rasa nasi uduk yang gurih sebab keduanya sama – sama dimasak dengan menggunakan santan, kunyit, daun salam, dan garam yang di campur bersama beras menjadi satu. Selain sama cara penyajiannya nasi tepeng dan nasi uduk juga sama – sama dijual di pagi hari sebagai menu sarapan pagi.

Nasi ini juga memiliki tekstur yang lembut dan lembek yang ditaburi berbagai macam jenis sayuran nanti pada bagian atasnya disiram dengan bumbu racikan khas Bali. Dan juga ada taburan lauk pauk seperti daging ayam yang disuir, serta ada juga potongan – potongan telur rebus atau dadar.

Selain itu menu sarapan pagi ini tidak hanya bisa dimakan di tempatnya langsung tapi juga bisa dibawa pulang sesuai selera pembeli atau wisatawan yang ingin makan di hotel, penginapan, atau tempat lain yang nyaman untuk menikmati sarapan pagi tersebut.

Harga Nasi Tepeng Khas Gianyar Murah Meriah

Makanan khas Bali dari daerah Gianyar ini sangat mudah untuk ditemukan. Wisatawan bisa datang ke pasar Senggol yang ada di daerah Gianyar saat pagi hari. Masalah harga jangan khawatir sebab harga nasi tepeng itu sendiri lumayan terjangkau dan tidak mahal. Cukup dengan merogoh kocek seharga Rp. 10.000,- saja, wisatawan sudah dapat menikmati nasi tepeng khas Gianyar dengan porsi super kenyang.

Terkenal sebagai menu sarapan yang hanya tersedia di pagi hari. Banyak pengunjung atau pun wisatawan yang kadang kecewa karena tidak kebagian untuk mencicipi nasi tepeng tersebut. Sekarang tidak usah khawatir bagi para pengunjung atau wisatawan yang tidak bisa menikmati pada pagi hari. Sebab nasi tepeng juga tersedia pada siang hingga malam hari di pasar tradisional sekitar pukul 10.00.

Bagi para wisatawan asing mau pun lokal yang seorang muslim harap berhati – hati jika hendak ingin mencicipi makanan khas Bali di daerah Gianyar ini. Karena sangat jarang sekali tersedia makanan halal yang ada di Bali. Biasanya para pedagang akan menambahkan daging babi atau pork disetiap makanan khas mereka.

Sebagai Menu Santapan Hari Raya Nyepi

Nasi tepeng biasanya menjadi menu wajib untuk perayaan hari raya nyepi bagi masyarakat agama hindu yang ada di Gianyar Bali. Mereka akan menggunakannya sebagai menu santapan saat berada di dalam rumah dan beribadah bagi yang tidak melaksanakan puasa.

Hari raya nyepi dilakukan setahun sekali seperti hari keagamaan pada umumnya. Ketika hari raya nyepi tiba para masyarakat yang ada di Bali dilarang melakukan aktivitas apapun sebagai bentuk penghormatan pada leluhur mereka termasuk tidak boleh masak atau pun makan (puasa). Jadi nasi tepeng merupakan makanan penolong bagi mereka yang tidak melaksanakan puasa.

Sehingga tak lengkap rasanya jika sudah mampir ke daerah Gianyar Bali tapi tidak mencicipi nasi tepeng khas Bali. Sebagian wisatawan asing dan lokal biasanya berkunjung ke Gianyar hanya untuk melihat para seniman lokal membuat karya seni seperti melukis, mengukir, menenun, dan banyak hal lainnya yang berhubungan dengan seni.

Nasi Tepeng Gianyar

Tapi setelah mereka berkunjung ke pasar tradisional yang ada di Gianyar Bali, semua akan tertuju pada nasi tepeng yang unik dan menarik lidah para pengunjung. Apalagi jika pengunjungnya berasal dari kota atau daerah lain yang sangat menyukai makanan pedas dan gurih mereka pasti akan berbondong – bondong mengunjungi semua pasar tradisional yang ada di Bali untuk memburu nasi tepeng.

Kebanyakan mereka berburu untuk me-review makanan khas tersebut sebagai bentuk kecintaan terhadap makanan pedas. Mulai dari bagaimana segi rasa makanannya, tekstur makanannya, isi pelengkapnya, dan bentuk kemasannya. Tak jarang mereka juga akan memberikan penilaian dan rekomendasi tentang di mana nasi tepeng terenak dan terlezat yang ada di pasar tradisional Bali.

Sebagian orang mungkin tidak terlalu mengenal nasi tepeng. Sebab ketika mereka menginjakkan kaki di daerah Bali, makanan khas yang mereka jumpai atau yang mereka tahu hanyalah Bebek betutu, nasi jinggo, lawar, babi guling, dan lain sebagainya. Sehingga nasi tepeng mungkin akan terdengar sangat asing di telinga mereka.

Nasi Tepeng Tersebar Di Seluruh Penjuru Bali

Nasi tepeng kini sudah tersebar di seluruh penjuru bali sebagai menu sarapan wajib. Tidak hanya di pasar tradisional Gianyar saja. Kini nasi tepeng juga tersedia di berbagai pasar tradisional yang ada di Bali. Dan itu sangat mempermudah bagi pengunjung untuk dapat menikmati makanan khas Bali tersebut. Tanpa harus berkunjung ke Gianyar terlebih dahulu.

Baca Juga: Travel Malang Denpasar

Melestarikan budaya sendiri sangat perlu untuk kelangsungan perkembangan adat dan budaya kita dari zaman ke zaman. Bukan hanya soal kesenian, adat, suku dan budaya saja. Tapi makanan khas juga perlu dilestarikan cita rasanya sebagai bentuk kecintaan kita terhadap Indonesia. Terutama makanan khas Bali yang berasal dari Gianyar yaitu Nasi Tepeng.

Ulasan oleh: agen sewa mobil malang Travellora Tour

One thought to “Makanan Khas Bali – Nasi Tepeng Gianyar”

  1. thanks sharingnya salam kenal yaa dari candra . Infonya sangat bermanfaat banget untuk yang sedang cari oleh oleh khas kota tertentu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *