Skip to main content
Titik-Nol-Kilometer-Jogya

Mengenal Wisata Malam Jogja, Paling Hits dan Menarik

Home » Blog » Mengenal Wisata Malam Jogja, Paling Hits dan Menarik

Berwisata ke kota batik, Yogyakarta, memang tidak akan pernah mengecewakan hati. Tidak hanya wisata di pagi hari, para wisatawan juga bisa menikmati berbagai wisata malam Jogja. Kota ini sendiri memang sudah menjadi destinasi favorit wisatawan ketika liburan.

Melihat keindahan kota seniman ini di malam hari tentunya akan memberikan suasana romantis dan nyaman bagi para wisatawan yang berkunjung. Mari simak 10 wisata malam di Jogja yang tidak bisa untuk dilewatkan begitu saja berikut ini :

1. Jalan Malioboro

Jalan Malioboro

Mengunjungi Kota Jogja, berarti harus mengunjungi Jalan Malioboro ini. Mulai dari berbagai pakaian batik, koleksi sepatu, hingga berbagai miniatur dijajakan di sepanjang Malioboro. Tidak hanya bisa dinikmati saat pagi hari, Malioboro juga menawarkan suasana yang berbeda ketika para wisatawan datang pada malam hari.

Diiringi dengan banyaknya lampu jalan dan para musisi jalanan, para pengunjung yang memilih berjalan kaki di Malioboro akan merasakan suasana yang romantis. Terletak di kawasan Jalan Malioboro, Kota Jogja, tidak ada tiket masuk yang harus dibayarkan di sini. Terlebih, Malioboro bisa dikunjungi selama 24 jam.

Baca juga: Wisata Kuliner Jogja

2. Titik Nol

Titik Nol

Titik Nol atau yang biasa disebut Titik Nol Kilometer adalah penghubung antara Jalan Malioboro dengan Alun-alun Utara Kota Jogja. Berbagai macam karya seni kontemporer disajikan di tempat ini. Pada malam hari, suasana di Titik Nol semakin semarak dengan adanya komunitas yang gemar menggunakan kostum unik dan menawarkan untuk berfoto.

Bila beruntung, pengunjung yang memilih Titik Nol sebagai wisata malam di Jogja bisa menyaksikan pertunjukan seni. Objek wisata yang satu ini memang kerap dijadikan tempat untuk pertunjukan seni baik dalam negeri maupun berasal dari mancanegara. Terletak di Jalan Panembahan, Senopati, para wisatawan bisa masuk ke area Titik Nol tanpa biaya apapun.  

3. Alun-alun Kidul

Alun-alun Kidul atau bisa juga disebut dengan Alun-alun Selatan ini sudah sangat terkenal di kalangan para traveller. Selain bisa mengetahui dan belajar mengenai sejarah Alun-alun Kidul, pengunjung juga bisa merasakan sensasi wisata malam di Jogja di sini. Mulai dari bersepeda, mengendarai odong-odong, hingga wisata kuliner tersedia di Alun-alun Kidul ini.

Tak jarang para pengunjung memutuskan datang bersama keluarga hanya untuk menikmati wisata malam di tempat yang satu ini. Untuk wisata kulinernya sendiri, tersedia mulai dari makanan tradisional hingga cafe dengan konsep modern. Untuk menyewa sepeda di sini perlu mengeluarkan biaya Rp30.000,- . Alun-alun Kidul masih berada di kawasan Keraton Yogyakarta.

4. Taman Pelangi

Taman Pelangi tidak hanya membawa keceriaan pada siang hari, namun juga pada malam hari. Ketika mengunjungi Kota Jogja dan memutuskan untuk berwisata malam, maka Taman Pelangi adalah jawabannya. Dihiasi oleh berbagai macam warna lampion, suasana romantis akan langsung menyapa pengunjungnya. Selain lampion, di tempat ini juga terdapat berbagai macam wahana.

Salah satu contohnya adalah area bermain trampoline yang diperuntukkan bagi pengunjung yang datang bersama si buah hati. Dengan membayar tiket seharga Rp20.000,- pengunjung sudah bisa menikmati segala fasilitas Taman Pelangi. Taman ini sendiri terletak di Monumen Jogja Kembali, Jalan Lingkar Utara, Yogjakarta.

5. Bukit Bintang

Melihat dari namanya saja sudah terbayang bagaimana suasana malam hari di Bukit Bintang. Berada di atas perbukitan dan melihat gemerlapnya Kota Jogja adalah pemandangan yang tidak bisa dinikmati setiap saat. Terlebih ketika berada di sini, pengunjung akan setia ditemani oleh bintang-bintang di langit Yogyakarta.

Berlokasi yang sangat strategis yaitu di Wonosari, Jogja, tidak jarang banyak para wisatawan yang memutuskan datang ke Bukit Bintang ini. Melihat bintang dengan ditemani minuman hangat juga menjadi kegiatan favorit para traveller. Tiket masuk ke Bukit Bintang ini gratis dan hanya membayar uang parkir sebesar Rp5000,- saja.

6. Pinus Pengger

Tidak banyak wilayah pariwisata di Indonesia yang menawarkan hutan pinus sebagai objek wisata. Kota Jogja lagi-lagi memberikan kejutan dengan menghadirkan Pinus Pengger sebagai opsi untuk para wisatawan. Kawasan hutan pinus cantik dan tenang bisa dinikmati oleh para pengunjung yang datang.

Waktu yang paling pas untuk mengunjungi Pinus Pengger memanglah di malam hari. Terutama saat cahaya lampu Kota Jogja berkilauan. Pemandangan yang luar biasa di objek wisata ini bisa pengunjung rasakan tanpa membayar sepeserpun. Pinus Pengger berlokasi di Jalan Dingo, Bantul, Yogyakarta.

7. Puncak Becici

Kawasan hutan pinus yang digunakan sebagai objek wisata malam di Jogja selanjutnya adalah Puncak Becici. Berlatarkan dengan pemandangan Candi Prambanan hingga pantai selatan menjadikan objek wisata ini marak dikunjungi oleh para wisatawan. Tidak hanya bisa menikmati pemandangan Kota Jogja, pengunjung juga bisa mengambil foto untuk mengabadikan kenangan di Puncak Becici.

Apabila masih tidak puas menikmati suasana malam di sini, pengunjung bisa langsung memutuskan untuk berkemah di area Puncak Becici sendiri. Untuk melakukan camping di sini akan dikenakan biaya sebesar Rp5.000,- saja untuk setiap orangnya. Objek wisata Pucak Becici berlokasi di Kecamatan Dlingo, Bantul, Yogjakarta.

8. Sendratari Ramayana, Candi Prambanan

Kawasan Yogyakarta tentu sudah erat kaitannya dengan pentas seni. Salah satu pertunjukan seni yang bisa dinikmati di malam hari adalah Sendratari Ramayana. Pertunjukan ini sendiri adalah gabungan dari tari dan drama tanpa menggunakan dialog sama sekali. Uniknya, meskipun tanpa menggunakan dialog, penonton sendratari ini tetap bisa mengerti jalannya pertunjukan.

Sayangnya, pertunjukan ini tidak diadakan setiap hari. Sendratari Ramayana yang berlokasi di kawasan Candi Prambanan ini hanya berlangsung setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu saja. Tiket untuk menonton pertunjukan sendratari ini mulai dari Rp125.000,- untuk kelas 2 hingga Rp400.000,- untuk kelas VIP. Sendratari Ramayana ini cocok untuk ditonton berbagai kalangan.

9. Pintoe Langit Dahromo

Objek wisata yang satu ini memang berada di deretan bukit-bukit tenggara Bantul. Pintoe Langit Dahromo di malam hari memang menghadirkan pemandangan yang luar biasa indah. Letak pintu yang berada di atas tangga yang cukup tinggi, memberikan kesan seolah pintu ini benar-benar menuju langit Yogyakarta.

Tempat wisata malam di Jogja yang satu ini, lebih indah jika dikunjungi di malam hari. Selain bisa menghasilkan foto dengan konsep pintu langit yang unik, terdapat juga spot lain yaitu sayap capung. Terletak di Jalan Hutan Pinus, Bantul, tiket masuk ke tempat ini hanya sebesar Rp5.000,- saja.

10. House of Raminten

Melakukan kunjungan ke Kota Jogja hendaknya menyempatkan untuk mampir ke salah satu wisata kuliner malamnya. Adalah House of Raminten, rumah makan yang memiliki jam operasional selama 24 jam. Di-design dengan gaya klasik Jawa yang kental dan aroma dupa, rumah makan ini memang memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya.

Keunikan lain House of Raminten ini bisa dilihat dari busana pegawainya yang menggunakan kemben dan jarik batik. Untuk makanan dan minumannya sendiri, House of Raminten mengangkat konsep kaki lima. Terletak di Jalan Faridan Muridan Noto, Yogyakarta, harga yang dipatok untuk menu makannya mulai dari Rp1000,- hingga Rp40.000,-

Layanan Kami: travel malang jogja

Yogyakarta dengan berbagai keunikannya tidak akan pernah meninggalkan kesan membosankan di hati para pengunjungnya. Sederet wisata malam di Jogja di atas semoga bisa menjadi alternatif untuk dikunjungi ketika berada di kota seniman ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *