Skip to main content
Tentang Bandara Internasonal Juanda

Tentang Bandara Internasional Juanda

Home » berita travel » Tentang Bandara Internasional Juanda

Bandara Internasional Juanda bertindak sebagai hub internasional utama untuk Surabaya, ibu kota Jawa Timur. Terletak 20km selatan Surabaya, yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia dengan populasi 2,7 juta, Bandara International Juanda adalah Bandara terbesar ketiga di Indonesia tercinta ini.

Juanda International dioperasikan oleh PT Angkasa Pura I. Pada tahun 2011, Bandara ini menangani 13,7 juta penumpang dan 95.145 ton kargo, serta mencatat 15.772 pergerakan pesawat sehingga menjadikannya bandara tersibuk ketiga di Indonesia.

Baca Juga: Carter Drop Travel Malang juanda

Sejarah Bandara Internasional Juanda

Tentang Bandara Internasonal Juanda
image source: https://idetrips.com/surabaya-airport/

Awalnya dibangun sebagai pangkalan angkatan laut pada Februari 1964, Bandara Internasional Juanda juga digunakan untuk melayani pesawat sipil. PT Angkasa Pura I mengambil alih pengelolaan dan operasional bandara pada Januari 1985. Penerbangan ke Singapura, Hong Kong, Taipei, dan Manila dimulai pada Desember 1987, namun bandara ini mendapat status internasional setelah membuka terminal penumpang internasional pertamanya pada Desember 1990.

Terminal di Bandara Internasional Juanda

Bandara ini memiliki gedung terminal penumpang tunggal yang dibagi menjadi bagian internasional dan domestik yang ditetapkan sebagai Terminal A dan Terminal B.

Terminal A berukuran relatif lebih kecil dan menangani semua penerbangan internasional dan beberapa penerbangan domestik. Terminal B memiliki ruang yang lebih besar dan menangani semua operasi domestik di bandara.

Bangunan terminal memiliki 11 jembatan udara. Apron seluas 148.000 m² memiliki kapasitas untuk menangani 18 pesawat (dua berbadan lebar, 11 pesawat berukuran sedang dan lima pesawat kecil) secara bersamaan.

Terminal 2 (T2), dibangun untuk menggantikan terminal lama Juanda, mulai beroperasi pada Februari 2014. T2 tersebar di 49,500m² dan memiliki kapasitas untuk menangani enam juta penumpang per tahun. Hal ini terutama digunakan untuk layanan domestik tetapi juga berfungsi sebagai terminal internasional khusus.

Fasilitas penumpang di terminal 2 meliputi 40 loket check-in, enam gerbang untuk operasional domestik dan tiga gerbang untuk internasional, sistem penanganan bagasi modern, dan 14 tempat parkir yang dapat menampung pesawat berbadan sempit dan berbadan lebar. Terminal ini juga dilengkapi dengan ruang belanja ritel.

Perluasan Bandara Internasional Juanda

Sebuah gedung terminal baru dengan kapasitas untuk menangani delapan juta penumpang per tahun dibuka di bandara pada bulan November 2006. Bangunan terminal baru menampung dua terminal – satu untuk domestik dan yang lainnya untuk operasi internasional. Terminal domestik memiliki luas 51.500m², sedangkan terminal internasional memiliki luas 20.200m².

Bangunan terminal eksisting sudah jenuh dan menampung enam juta penumpang lebih banyak dari kapasitasnya. Usulan untuk membangun gedung terminal baru kemudian dibahas, dengan ground breaking dilakukan pada Desember 2011. Perluasan tersebut merupakan bagian dari proyek pembangunan kembali senilai $678.4m oleh PT Angkasa Pura (AP) I.

Terminal 2 baru senilai $80 juta dirancang untuk meningkatkan kapasitas bandara menjadi 12 juta per tahun. Namun, terminal baru masih belum cukup untuk memenuhi antisipasi pertumbuhan lalu lintas penumpang.

Juanda International dioperasikan oleh PT Angkasa Pura I.

Operator bandara menjalin kemitraan dengan Korporasi Bandara Internasional Incheon Korea Selatan (IIAC) untuk mengubah bandara menjadi fasilitas kelas dunia. IIAC bertanggung jawab atas pemeliharaan pemegang konsesi ritel di terminal baru.

Tempat Parkir di Bandara Internasional Juanda

Bandara ini memiliki tempat parkir mobil seluas 27.600 m² dengan kapasitas 1.332 mobil, serta tempat parkir sepeda motor seluas 2.500 m² dengan 900 ruang.

Menara kontrol lalu lintas udara Internasional Juanda

Bandara ini memiliki menara kontrol lalu lintas udara 15 tingkat. Menara ini memiliki kapasitas untuk menangani 21 pesawat per jam. Namun, saat ini menangani sekitar 40 hingga 45 operasi pesawat pada jam sibuk.

Landasan pacu Internasional Juanda

Bandara ini memiliki landasan pacu tunggal (R10/R28) dengan panjang 3.000 m dan lebar 45 m. Landasan pacunya dilapisi dengan aspal.

Cek transportasi: travel malang juanda dan travel juanda malang di Travelloratour

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *