Skip to main content
Gili Ketapang Jawa Timur

Gili Ketapang – Pulau Eksotis di Ujung Jawa Timur

Gili Ketapang – Daerah Jawa Timur memiliki banyak wisata alam yang mempesona. Salah satunya adalah Gili Ketapang, yang merupakan sebuah pulau di Selat Madura. Keberadaan pulau kecil yang sebelumnya bersatu dengan Desa Ketapang di Kecamatan Sumberasih Probolinggo ini dianggap masyarakat sekitar sebagai hal yang gaib.

Dalam dialek Madura, gili berarti mengalir. Nama ini diberikan karena menurut kepercayaan setempat pulau ini muncul akibat letusan Gunung Semeru. Akibat letusan tersebut, terjadilah pergerakan tanah dan mengakibatkan sebagian daratan dari Desa Ketapang bergerak mengalir memisahkan diri. Asal usul inilah yang menjadikan nama pulau ini sebagai Gili Ketapang.

Lokasi, Rute, dan Biaya yang Diperlukan untuk Menuju ke Gili Ketapang

Atraksi Pulau Gili Ketapang

Secara administratif, Gili Ketapang tercatat sebagai bagian wilayah administratif Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pulau kecil ini dihuni sekitar 8000 jiwa yang menempati area seluas 68 Ha. Rata-rata penduduk berasal dari Madura yang masih sangat kental dengan budayanya. Mata pencaharian utama penduduk yaitu menjadi nelayan.

Pengunjung dapat mencapai pulau ini dari pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Dari mana pun asal pengunjung dari pelabuhan inilah penyeberangan dilakukan. Untuk menyebrang diperlukan waktu tempuh lebih kurang 30 menit dari pelabuhan Tanjung Tembaga ke pulau ini dengan menggunakan perahu motor.

Tarif penumpang sekali jalan dikenakan Rp10.000,- Di sekitar pelabuhan ada banyak jasa tour guide yang meawarkan paket wisata snorkeling dengan tariff antara Rp80.000,- sd Rp100.000,- per orang. Paket ini termasuk murah karena sudah mencakup biaya penyebrangan pulang pergi, sewa alat snorkeling, makan siang, dokumnetasi dan jaket pelampung.

Baca Juga :
Makanan Khas Bali – Nasi Tepeng
Pantai Pandawa Bali

Atraksi Wisata yang Ada di Gili Ketapang

Secara keseluruhan, Gili Ketapang masih belum banyak terjamah tangan manusia. Penduduk setempat masih menjaga tradisi turun temurun dan merawat alam sebagaimana yang telah diajarkan. Hal ini menjadikan pulau ini sebagai lokasi wisata yang berpotensi. Berikut beberapa potensi atraksi wisata yang ada di pulau ini:

Pesona Bawah Laut

Indonesia adalah Negara kepulauan yang sungguh sangat

gat luar biasa indahnya. Beragam pulau beragam pula budaya dan pesona yang terkandung di dalamnya. Baik pesona alamnya sendiri maupun budaya yang melingkupi wilayah tersebut. Tak terkecuali di pulau kecil yang satu ini.

Pesona Bawah Laut

Terlebih dengan perkembangan telekomunikasi yang ada, semakin banyak orang yang tahu akan potensi keindahan bahari di pulau ini. Hal ini pun menjadikan pulau ini menjadi primadona baru dari destinasi wisata Kabupaten Probolinggo.

Untuk melakukan snorkeling pengunjung dapat melakukannya dari tiga titik berbeda. Satu spot di bagian

selatan dan dua lainnya di bagian barat daya pulau. Lokasinya pun tak begitu jauh, lebih kurang 100 m dari bibir pantai pengunjung sudah dapat melakukan aktivitas snorkeling untuk melihat terumbu karang dengan berbagai bentuk yang menarik serta beragam ikan warna-warni.

Bersantai di Pantai Hingga Watersport

Jika pengunjung enggan berbasah-basahan, maka tak perlu merasa khawatir. Bersantai dan menikmati pemandangan di pantai bisa menjadi sarana relaksasi yang tepat. Sebagian besar pasir pantai di pulau ini berwarna putih, meski ada pula beberapa yang berwarna pink. Pemandangan terapik adalah ketika senja tiba, saat birunya laut bertemu dengan langit yang merona.

Gili Ketapang Jawa Timur

Masih belum puas dengan pemandanga

n laut lepas, masih ada alternatif lainnya. Di sini juga tersedia watersport berupa banana boat yang siap menambah pengalaman seru di pulau ini. Bisa juga melakukan perjalanan pesiar ala kadarnya dengan menggunakan perahu untuk berkeliling menikmati pemandangan pulau.

Bila perut meminta diisi dan pengunjung tidak membawa bekal sendiri, warung-warung makan berjejer di sekitar pantai. Sebagian besar menyajikan makanan khas pesisir berupa olahan hasil laut. Selain tempat makanan, ada pula toko-toko souvenir yang menjual aneka macam kerajinan untuk oleh-oleh.

Goa Kucing sebagai Peninggalan Wali

Selain aktivitas yang bersentuhan dengan pantai dan laut, di pulau ini pengunjung juga dapat menikmati atraksi lain, berupa goa. Warga sekitar menyebutnya Goa Kucing. Goa ini tergolong berukuran kecil dengan pintu masuk berada di permukaan tanah. Bentuknya persis seperti sumur, yang hanya muat untuk dimasuki oleh satu orang dewasa. Terdapat mata air tawar di bagian bawah goa.

Goa Kucing

Disinyalir bahwa dahulu kala goa ini adalah tempat petilasan Syeh Maulana Ishaq atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sunan Giri, salah satu dari ulama Wali Songo yang termasyhur. Beliau dan adik beliau yaitu Maulana Malik Asmaraqandi (dikenal sebagai Sunan Gresik) banyak memelihara kucing. Bahkan, konon katanya terdapat kucing yang pada kepalanya terdapat tulisan Arab.

Banyak yang percaya akan kisah tersebut, sehingga goa ini pun ramai dikunjungi sebagai bagian dari wisata religi. Aktivitas wisata ini biasanya diselenggarakan pada malah Jumat Legi menurut kalender penanggalan Jawa. Banyak yang mengatakan bahwa pada malah tersebut akan terdengar suara dari ribuan kucing, yang akan langsung hilang begitu didekati.

Tradisi Kebudayaan Setempat

Selain wisata pantai, laut, dan Goa Kucing, masih terdapat potensi budaya yang dapat dikembangkan menjadi objek pariwisata berupa kearifan lokal. Salah satunya adalah tradisi Petik Laut. Dalam tradisi Petik Laut berupa acara selamedden dalam dialek Madura yang berarti selamatan atas pencapaian hasil laut satu tahun terakhir.

Biasanya masyarakat menyelenggarakan upacara larungan berupa kepala sapi, perlengkapan rumah tangga hingga pakaian yang di simpan di atas jithek (perahu kecil) kemudian di larung di laut. Malam harinya diadakan kreningen atau tabbuen yaitu pertunjukan ludruk atau ketoprak yang sengaja didatangkan dari Madura digelar di lapangan terbuka untuk ditonton beramai-ramai.

Sayangnya, acara adat ini belum tentu dilaksanakan tiap tahun, selain itu waktunya juga tidak tetap. Acara Petik Laut akan terlaksana atas dasar kesepakatan antara para tetua adat bersama dengan perwakilan masyarakat setempat.

Baca Juga :
Tempat Wisata di Bali
Wisata di Banyuwangi

Yang Perlu Dipersiapkan Menuju Ke Gili Ketapang

Perjalanan menuju ke Gili Ketapang bisa dikatakan susah-susah, tapi gampang. Hal ini dikarenakan fasilitas yang ada di pulau ini tidak sebanding dengan potensi yang dimiliki. Oleh karenanya, diperlukan persiapan ekstra untuk datang mengunjungi pulau ini. Berikut adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan ketika pengunjung akan menuju pulau ini antara lain:

– Menggunakan Tabir Surya (Sunblock) karena hampir di semua pantai panasnya sengatan matahari bisa membakar kulit.
– Berangkat lebih pagi jika hendak menyebrang, supaya dapat melakukan snorkeling lebih awal
– Mempersiapkan bekal makanan sendiri, karena seperti halnya di tempat wisata lain harga makanan di sana menjadi lebih mahal.
– Di pulau ini belum ada mesin ATM, maka dianjurkan untuk membawa uang tunai sedikit berlebih untuk keperluan membeli souvenir.
– Membawa pakaian ganti
– Menjadi pengunjung yang tahu sopan santun
-Untuk pengunjung dari luar Kota Probolinggo, sebaiknya menyewa kamar/hotel di sekitar kota sebelum melakukan penyebrangan. Ini dikarenakan tidak adanya fasilitas hotel maupun penginapan. Dengan biaya relatif terjangkau dari kisaran Rp100.000,- sd Rp200.000,-

Wisata Gili Ketapang dapat menjadi alternatif wisata laut selain Lombok atau Bali. Pulau yang berada di Selat Madura ini menjanjikan pesona keindahan alam yang tak kalah menakjubkan. Lokasi yang tak begitu jauh dari Pulau Jawa, membuat pulau ini pun bisa membantu berhemat saat berlibur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pesan Travel Sekarang